
Cerpen: SURYA
EKOLAH
saya gempar. Seru. Pokoknya
menegangkan, ketika sas-sus itu pecah dan kian santer. Begitu kencang
beredarnya dari mulut ke mulut. Banyak yang pro, tapi tidak kurang yang kontra.
Masing-masing punya argumen dan pandangan.
“ Hei Syid, apa kau percaya dengan
berita itu?” Rio rekan saya yang paling intim mulai penasaran mendengar suara-suara
burung itu.






